Panduan

Trigger Bot

Saat chat mengandung kata tertentu, jalankan rangkaian aksi otomatis: balas bertahap, simpan ke grup kontak, tembak Meta Pixel, teruskan ke admin, panggil webhook. Untuk alur yang lebih dari sekadar balasan.

Semua panduan
6 langkah · sekitar 7 menitBuka Trigger Bot
  1. 1

    Buka Trigger Bot, klik Buat trigger

    Trigger Bot tersedia di paket Enterprise (dan paket tertentu yang diberi akses); di paket lain trigger lama tetap tampil tapi tidak bisa diubah. Daftar menampilkan nama, nomor yang dipantau, kata kunci, jumlah aksi, dan saklar aktif. Setiap trigger punya Riwayat dan bisa digandakan.

    Halaman Trigger Bot: daftar trigger dengan kata kunci dan saklar aktif, tombol Buat trigger disorot
  2. 2

    Pilih nomor dan chat yang diperiksa

    Nomor WhatsApp yang dipantau: satu trigger untuk satu nomor (scan QR maupun Business API). Chat yang diperiksa: chat masuk dari pelanggan (umum), chat yang saya kirim sendiri (berguna untuk trigger internal, misalnya CS mengetik #selesai untuk menghentikan seri), atau keduanya.

    Bagian Nama & nomor: nama trigger, nomor WhatsApp yang dipantau, chat yang diperiksa
  3. 3

    Tulis kata kunci pemicu

    Tambahkan satu atau beberapa baris kata kunci; trigger jalan bila salah satu baris cocok, huruf besar-kecil tidak dibedakan. Jenisnya: mengandung (kata ada di mana pun dalam pesan), sama persis (seluruh pesan = kata itu), serta kebalikannya tidak mengandung / tidak sama persis untuk menangkap pesan yang bukan sesuatu.

    Bagian Kata kunci pemicu: baris jenis kecocokan dan kata, tombol Tambah kata kunci
  4. 4

    Susun aksi, berurutan dari atas

    Klik jenis aksi di Tambah aksi, lalu isi pengaturannya. Balas chat: satu atau beberapa pesan dengan jeda detik masing-masing, boleh {{fullname}} dan {{whatsapp_number}}. Simpan ke / Hapus dari grup kontak: memasukkan atau mengeluarkan nomor pengirim dari grup pilihan, yang otomatis memicu atau menghentikan pesan berseri grup itu. Kirim event Meta Pixel: tembak event konversi (Lead, Purchase) lewat Conversions API; pilih event dari halaman Meta Pixel. Hentikan pesan berseri: batalkan semua pesan seri yang menunggu untuk nomor ini. Teruskan chat: isi chat dikirim ke nomor lain (admin). Kecualikan dari AI / Aktifkan AI lagi: keluar-masuk daftar pengecualian ChatBot AI, cara rapi menyerahkan chat ke manusia saat pelanggan mengetik “admin”. Catat ke Daily Leads: nomor dicatat sebagai prospek hari ini. Panggil webhook: kirim data ke URL kamu (n8n, Google Sheets, CRM) dengan header dan field pilihan; {{whatsapp_number}} bisa dipakai sebagai nilai.

    Aksi dijalankan berurutan dari atas; urutkan dengan panah, hapus dengan ikon tempat sampah. Satu trigger boleh sampai 30 aksi.

    Bagian Aksi yang dijalankan: balas chat dua pesan dengan jeda, simpan ke grup kontak, panggil webhook; pilihan Tambah aksi
  5. 5

    Opsi di panel kanan, lalu simpan

    Aktif: nonaktif = disimpan tapi tidak dijalankan. Hentikan AI sesaat: ChatBot AI diam 30 detik untuk chat itu supaya jawabannya tidak menimpa balasan trigger; nyalakan kalau trigger mengirim balasan. Klik Simpan.

    Panel opsi trigger: saklar Aktif dan Hentikan AI sesaat
  6. 6

    Periksa riwayat

    Tombol Riwayat menampilkan setiap aksi yang pernah dijalankan: nomor pengirim, pesan pemicu, jenis aksi, status berhasil/gagal beserta pesan kesalahannya (misalnya webhook membalas 500). Pakai ini untuk memastikan trigger bekerja sebelum mengandalkannya.

    Halaman Riwayat trigger: ringkasan berhasil/gagal dan daftar aksi per nomor

Biar makin lancar

  • Resep populer: kata “admin” → Kecualikan dari AI + Teruskan chat ke nomor pemilik + Balas chat “Sebentar ya kak, admin kami segera membalas”. Buat trigger kedua dengan kata “#ai” dari chat yang saya kirim sendiri → Aktifkan AI lagi.
  • Resep kedua: kata “sudah transfer” → Kirim event Meta Pixel Purchase + Simpan ke grup kontak “Pembeli” + Hentikan pesan berseri. Iklanmu jadi tahu mana yang benar-benar membeli.
  • Kata kunci “mengandung” yang terlalu pendek (misalnya “ya”) akan memicu di hampir semua pesan. Pakai frasa yang lebih spesifik atau jenis sama persis.
  • Untuk jawaban pertanyaan biasa, Balas Otomatis keyword lebih sederhana. Pakai Trigger Bot saat butuh aksi selain membalas.

Yang sering ditanyakan

Apa bedanya Trigger Bot dengan Balas Otomatis keyword?

Balas Otomatis hanya membalas. Trigger Bot menjalankan rangkaian aksi: balasan bertahap, ubah grup kontak, pixel, webhook, atur AI, dan lainnya. Keduanya bisa dipakai bersamaan di nomor yang sama.

Trigger jalan bersamaan dengan ChatBot AI?

Ya, trigger diperiksa terlepas dari AI. Nyalakan Hentikan AI sesaat kalau trigger mengirim balasan supaya tidak ada dua jawaban sekaligus; untuk menyerahkan chat sepenuhnya ke manusia, tambahkan aksi Kecualikan dari AI.

Webhook menerima data apa?

Hanya field yang kamu daftarkan di Data yang dikirim (POST sebagai JSON, GET sebagai query string), ditambah header yang kamu isi. Pakai {{whatsapp_number}} atau {{fullname}} sebagai nilai untuk mengirim data pengirim.

Trigger tidak jalan padahal kata cocok

Cek: saklar Aktif; nomor yang dipantau benar dan Terhubung; jenis chat yang diperiksa sesuai (pesan dari pelanggan vs pesan sendiri); dan untuk paket non-Enterprise, trigger memang tidak dijalankan. Lihat Riwayat untuk memastikan apakah trigger sempat terpicu tapi aksinya gagal.

Lanjut ke