Panduan

Kontak

Kumpulkan nomor pelanggan ke dalam grup. Grup inilah yang nanti dipilih sebagai penerima broadcast dan pesan berseri.

Semua panduan
10 langkah dalam 3 bagian · sekitar 6 menitBuka Kontak

Bagian 1 dari 3

Membuat grup kontak

Grup adalah wadah nomor. Ada tiga cara mengisinya: ketik atau impor sendiri, otomatis dari setiap chat yang masuk, atau salin buku kontak HP. · sekitar 2 menit

  1. 1

    Buka Kontak, klik Grup baru

    Halaman Kontak menampilkan semua grup beserta jumlah nomornya, dan jatah kontak paket kamu di kanan atas: total nomor di semua grup dibandingkan batas paket. Kalau jatah penuh, tombol Grup baru dinonaktifkan; hapus grup yang tidak terpakai atau tambah jatah.

    Halaman Kontak: tombol Grup baru dan Sinkron dari WhatsApp disorot
  2. 2

    Beri nama, pilih cara mengisi

    Pakai nama yang langsung kamu kenali nanti saat memilih penerima broadcast: nama kampanye, segmen pelanggan, atau sumber datanya. Contoh: “Pelanggan Sprei 2026”, “Reseller aktif”.

    Manual (ketik / impor Excel): kamu yang mengisi nomornya, cocok untuk data dari spreadsheet atau formulir. Otomatis dari setiap chat masuk: pilih satu nomor WhatsApp sumber; setiap nomor baru yang mengirim chat ke sana otomatis masuk grup ini. Cocok untuk mengumpulkan semua orang yang pernah menghubungi CS.

    Dialog Grup kontak baru: nama grup dan cara mengisi
  3. 3

    Atau sinkron dari buku kontak WhatsApp

    Klik Sinkron dari WhatsApp, beri nama grup, pilih nomor yang sedang terhubung. Semua kontak yang tersimpan di HP nomor itu disalin ke grup baru. Hanya bisa untuk nomor WhatsApp scan QR yang statusnya Terhubung.

    Dialog Sinkron dari buku kontak WhatsApp
  4. 4

    Menu ⋯ di tiap grup

    Unduh CSV untuk mengambil semua nomor beserta kolom kustomnya, Ubah nama, dan Hapus grup. Menghapus grup menghapus semua nomor di dalamnya dan mengembalikan jatah kontak; broadcast yang sudah terkirim tidak terpengaruh.

    Menu aksi grup: Unduh CSV, Ubah nama, Hapus grup

Bagian 2 dari 3

Mengisi grup dengan nomor

Buka grup, lalu tambah nomor satu per satu, tempel daftar dari Excel, atau impor berkasnya langsung. · sekitar 3 menit

  1. 1

    Buka grupnya

    Klik nama grup di daftar. Di atas ada tombol Tambah nomor, Impor Excel/CSV, dan menu ⋯ untuk salin dari grup lain atau unduh. Di bawahnya ada ringkasan validasi dan tabel semua kontak; tabel bisa dicari dan disaring berdasarkan status.

    Halaman isi grup: tombol Tambah nomor, Impor Excel/CSV, dan Validasi nomor disorot
  2. 2

    Tambah nomor: satu per satu…

    Klik Tambah nomor. Isi nama (opsional) dan nomor WhatsApp; tekan Enter di kolom nomor untuk menambah baris baru. Nomor yang diawali 08 otomatis diubah jadi 628, dan nomor yang tidak masuk akal (terlalu pendek/panjang) ditandai merah. Kalau grup punya kolom kustom, kolomnya ikut muncul di sini.

    Dialog Tambah nomor mode satu per satu
  3. 3

    …atau tempel daftar sekaligus

    Pilih tab Tempel daftar kalau datanya sudah ada di Excel, Notes, atau chat: satu kontak per baris, format Nama, nomor atau nomor saja. Pratinjau di kanan menunjukkan mana yang siap ditambahkan (hijau), tidak valid (merah), dan duplikat (kuning). Nomor yang sudah ada di grup dilewati, tidak dobel. Maksimal 5.000 nomor sekali tambah.

    Dialog Tambah nomor mode Tempel daftar dengan pratinjau
  4. 4

    Impor Excel/CSV untuk data besar atau berkolom

    Klik Impor Excel/CSV, pilih berkas .xlsx atau .csv (maks 10 MB). Baris pertama harus judul kolom. Setelah berkas terbaca, cocokkan: kolom nomor WhatsApp (wajib), kolom nama, dan kolom tambahan yang mau disimpan sebagai kolom kustom, misalnya Kota atau Produk terakhir.

    Kolom kustom inilah yang membuat broadcast bisa personal: di pesan kamu bisa menulis {{kota}} atau {{produk_terakhir}} dan tiap penerima mendapat isinya masing-masing.

    Dialog Impor dari Excel / CSV
  5. 5

    Salin dari grup lain

    Menu ⋯ → Salin dari grup lain: nomor yang belum ada di grup ini disalin beserta kolom kustomnya; grup sumber tidak berubah. Berguna untuk menggabungkan beberapa segmen jadi satu daftar kirim.

    Menu aksi lain di halaman grup: Salin dari grup lain, Unduh CSV, Unduh CSV nomor valid saja

Biar makin lancar

  • Kalau punya kolom nomor yang formatnya campur (08…, +62…, 62…), tidak perlu dirapikan dulu; semuanya dinormalkan otomatis ke 628….
  • Nama kolom kustom jadi variabel: “Produk terakhir” menjadi {{produk_terakhir}}. Pakai nama yang pendek dan tanpa tanda baca supaya mudah diketik di pesan.

Bagian 3 dari 3

Validasi nomor WhatsApp

Cek mana nomor yang benar-benar terdaftar di WhatsApp sebelum broadcast, supaya kuota tidak terbuang ke nomor mati. · sekitar 1 menit

  1. 1

    Klik Validasi nomor, tunggu hasilnya masuk bertahap

    Pengecekan memakai nomor WhatsApp kamu yang sedang terhubung (butuh minimal satu nomor scan QR yang Terhubung). Nomor yang belum dicek masuk antrean dan hasilnya muncul bertahap, kira-kira 20 detik per nomor; halaman memperbarui diri sendiri. Kamu boleh meninggalkan halaman ini.

    Setelah selesai, bilah menunjukkan berapa yang Valid, Tidak valid, dan Belum dicek. Saring tabel dengan tombol status untuk melihat atau menghapus nomor yang tidak valid, atau unduh CSV nomor valid saja dari menu ⋯.

    Mengubah nomor sebuah kontak mengembalikan statusnya ke Belum dicek.

    Kartu Validasi nomor WhatsApp: bilah valid/tidak valid/belum dicek dan tombol Validasi nomor

Biar makin lancar

  • Validasi ribuan nomor memakan waktu berjam-jam. Jalankan sehari sebelum broadcast besar.
  • Broadcast tetap bisa dikirim ke nomor yang belum dicek; validasi hanya membantu menyaring, bukan syarat.

Yang sering ditanyakan

Apa bedanya grup kontak dengan grup WhatsApp?

Grup kontak hanya daftar nomor di BalesOtomatis untuk memilih penerima; penerima tidak tahu mereka ada di grup mana. Grup WhatsApp adalah grup chat sungguhan di aplikasi WhatsApp. Broadcast ke grup WhatsApp diatur terpisah di halaman Broadcast.

Satu nomor bisa ada di beberapa grup?

Bisa. Tiap grup dihitung terpisah, jadi nomor yang sama di dua grup memakai dua jatah kontak.

Jatah kontak habis, bagaimana?

Hapus grup atau nomor yang tidak terpakai lagi (jatah langsung kembali), atau tambah jatah dari Tagihan → Tambah slot.

Grup “Setiap chat masuk” apakah mengambil nomor lama?

Tidak. Grup ini terisi sejak dibuat: hanya nomor yang mengirim chat setelah itu. Untuk nomor yang sudah pernah chat sebelumnya, pakai Sinkron dari WhatsApp (buku kontak HP).

Kenapa validasi tidak bisa diklik?

Dua kemungkinan: semua nomor sudah dicek, atau validasi sebelumnya masih berjalan. Kalau belum ada nomor scan QR yang terhubung, validasi juga tidak bisa dimulai.

Lanjut ke