Panduan

Integrasi Scalev

Order dari Scalev otomatis dibalas WhatsApp: sambutan, rincian order, status diproses/selesai, dan pengingat bayar bertahap sampai 6 kali. Tanpa CS mengetik.

Semua panduan
3 langkah · sekitar 6 menitBuka Integrasi Scalev
  1. 1

    Buat webhook, pasang URL-nya di Scalev

    Tab WebhookBuat webhook: satu webhook untuk satu toko/store Scalev. Pilih nomor pengirim: nomor kamu sendiri (scan QR atau Business API), semua nomor bergilir, atau nomor sistem BalesOtomatis. Tersedia untuk paket Pro/Enterprise atau yang punya akses pipeline.

    Setelah dibuat, salin URL webhook dan pasang di Scalev → Pengaturan → Webhook (Integrasi). Sejak itu setiap order baru dan perubahan statusnya dikirim Scalev ke BalesOtomatis.

    Dialog Buat webhook Scalev: nama dan nomor pengirim
  2. 2

    Isi pesan per tahap

    Klik webhook untuk membuka template per tahap: Pesan sambutan, Rincian order, Order diproses, Order selesai, dan Follow-up 1–6. Tiap tahap punya pesan berbeda per metode bayar (Transfer/VA, E-payment, COD, Gratis); metode yang kosong tidak dikirimi pesan. Sisipkan variabel order: nama, produk, total, metode bayar, nama bank & rekening, dll.

    Untuk Follow-up, atur jedanya (menit/jam/hari setelah order); pengingat hanya dikirim bila order belum dibayar saat jadwalnya tiba. Di Pengaturan kirim, pilih grup kontak supaya pembeli otomatis disimpan saat tahap itu terkirim, misalnya masuk grup “Pembeli” saat Order selesai. Nomor Business API memakai template Meta yang disetujui; nomor scan QR memakai teks bebas.

    Halaman template Scalev: daftar tahap, pesan per metode bayar dengan variabel, pengaturan kirim
  3. 3

    Pantau laporan dan log

    Tab Laporan: total pesan terkirim, gagal, follow-up yang masih menunggu, grafik harian, rincian per tahap, dan pesan terbaru. Log di tiap webhook menampilkan setiap order yang diterima dari Scalev beserta statusnya (diproses, dilewati, payload tidak valid) dan alasannya.

    Tab Laporan Scalev: ringkasan, grafik harian, per tahap, pesan terbaru

Biar makin lancar

  • Follow-up yang efektif: 1 jam (“sudah transfer?”), 6 jam (cara bayar + rekening), 24 jam (batas waktu), lalu 2–3 hari. Jangan lebih dari 2 pengingat sehari.
  • Simpan pembeli ke grup kontak saat Order selesai; grup itu jadi bahan broadcast promo berikutnya ke orang yang terbukti membeli.
  • Pakai nomor Business API untuk toko dengan ratusan order per hari; nomor scan QR berisiko diblokir bila mengirim terlalu banyak.

Yang sering ditanyakan

Order masuk di Scalev tapi tidak ada pesan terkirim

Cek Log webhook: kalau order tercatat dengan status dilewati, biasanya metode bayarnya belum punya pesan di tahap itu. Kalau tidak tercatat sama sekali, URL webhook belum terpasang atau salah di Scalev. Pastikan juga nomor pengirim Terhubung.

Pelanggan sudah bayar tapi masih dapat follow-up

Follow-up dibatalkan saat Scalev mengirim perubahan status order menjadi dibayar. Kalau pembayaran dikonfirmasi manual di luar Scalev, statusnya tidak sampai ke kami; perbarui status order di Scalev.

Bisa dua toko Scalev?

Bisa. Buat satu webhook per toko, masing-masing dengan pesan dan nomor pengirimnya sendiri.

Lanjut ke