Panduan
Broadcast
Kirim satu pesan ke ribuan pelanggan sekaligus, lalu pantau siapa yang menerima, membaca, dan mengklik.
Bagian 1 dari 4
Pilih jalur: scan QR atau Business API
Dua jalur dengan aturan main berbeda. Pilih dengan sadar sebelum menulis pesan. · sekitar 1 menit
- 1
Buka Broadcast, pilih jalurnya di atas daftar
Daftar broadcast dipisah per jalur: WhatsApp (scan QR) dan WhatsApp Business API. Di sebelahnya ada jatah 30 hari: berapa broadcast yang sudah kamu terbitkan dalam 30 hari terakhir dibandingkan batas paket. Klik Buat broadcast untuk memulai di jalur yang sedang dipilih.

- 2
Kenali bedanya
Scan QR: gratis per pesan, bebas menulis teks apa saja plus gambar/video/dokumen, tapi nomor bisa diblokir WhatsApp kalau mengirim terlalu cepat atau banyak dilaporkan spam. Aman kalau pakai kecepatan Lambat, kirim ke orang yang mengenal kamu, sertakan link berhenti langganan, dan pakai lebih dari satu nomor pengirim.
Business API: jalur resmi Meta tanpa risiko blokir dan ada centang hijau, tapi hanya bisa mengirim template yang sudah disetujui Meta dan dikenakan biaya per percakapan. Tiap nomor penerima dibatasi 2 pesan per 24 jam.

Bagian 2 dari 4
Membuat broadcast (scan QR)
Formulir lima langkah: nama, pengirim, penerima, pesan, jadwal. Bisa disimpan sebagai draf kapan saja. · sekitar 4 menit
- 1
Nama, pengirim, penerima
Nama hanya untuk catatanmu, tidak dikirim. Pengirim: centang nomor scan QR yang terhubung; pilih lebih dari satu supaya pesan dikirim bergilir dan beban tiap nomor lebih ringan. Penerima: centang satu atau beberapa grup kontak; nomor yang sama di beberapa grup hanya dikirimi sekali.
Centang Kirim ke grup WhatsApp kalau tujuannya grup chat WhatsApp yang diikuti nomor pengirim pertama, bukan daftar kontak.

- 2
Cek estimasi penerima
Begitu grup dicentang, muncul hitungan: berapa nomor unik yang akan menerima, berapa yang ganda (dihitung sekali), dan berapa yang dilewati. Centang Hanya nomor yang sudah tervalidasi WhatsApp kalau grupnya sudah divalidasi, supaya tidak membuang pengiriman ke nomor mati. Pelanggan yang pernah klik berhenti langganan sudah otomatis terhapus dari grup, tidak perlu disaring lagi.

- 3
Tulis pesan yang personal
Klik tombol variabel untuk menyisipkan Nama kontak, Nomor WA, atau Link berhenti langganan. Kolom kustom dari grup (misalnya Kota) juga muncul sebagai tombol dan bisa dipakai: tiap penerima mendapat isinya masing-masing.
Variasi kata otomatis (spintax) mengganti kata umum seperti halo/promo dengan sinonimnya secara acak per penerima, supaya ribuan pesan tidak identik; klik Lihat contoh untuk melihat hasilnya. Kamu juga bisa menulis pilihan sendiri dengan format
<<a|b>>.Lampirkan media untuk gambar, video MP4, PDF, atau Excel. Lacak klik tautan mengganti setiap link di pesan dengan link pelacak, sehingga laporan bisa menunjukkan siapa yang mengklik.
Kecepatan kirim: Cepat (jeda 15 detik), Normal (25 detik), Lambat (45 detik). Untuk ratusan penerima atau nomor yang masih baru, pilih Lambat.

- 4
Kirim sekarang atau jadwalkan, lalu Terbitkan
Di Jadwal, pilih Kirim sekarang atau Jadwalkan dan isi tanggal-jamnya. Bar bawah menampilkan apa yang masih kurang; kalau semua terisi, klik Terbitkan dan konfirmasi. Belum yakin? Simpan draf dulu; draf bisa diubah kapan saja, sedangkan broadcast yang sudah terbit tidak bisa diubah (gunakan Duplikat untuk membuat salinan).

Biar makin lancar
- Selalu sertakan {{link_unsubscribe}} di pesan promosi. Selain sopan, itu mengurangi laporan spam yang bisa membuat nomor diblokir.
- Uji dulu ke grup kecil berisi nomor tim sendiri sebelum mengirim ke ribuan orang.
Bagian 3 dari 4
Broadcast Business API (template)
Sama seperti scan QR, tapi isi pesannya diambil dari template yang sudah disetujui Meta. · sekitar 1 menit
- 1
Pilih nomor Business API, lalu templatenya
Di langkah Pengirim pilih nomor WhatsApp Business; di langkah Template pesan pilih salah satu template berstatus disetujui. Isi template ditampilkan apa adanya. Kalau template punya variabel seperti
{{1}}, pilih data kontak yang mengisinya (nama atau nomor).Belum punya template? Buat dulu di Template WABA; persetujuan Meta biasanya beberapa menit sampai satu hari.

Bagian 4 dari 4
Memantau hasil
Selama pengiriman dan sesudahnya, lihat siapa yang menerima, membaca, mengklik, dan kirim ulang yang gagal. · sekitar 2 menit
- 1
Buka laporan broadcast
Klik nama broadcast atau tombol Laporan. Saat berjalan, angkanya diperbarui otomatis; ada tombol Hentikan kalau perlu, sisa antrean dicatat sebagai gagal. Kartu atas merangkum penerima, terkirim, gagal, antre, dibaca, dan klik tautan (bila pelacakan aktif).
Tabel Penerima bisa disaring: Semua, Terkirim, Gagal, Dibaca. Kolom Keterangan menjelaskan sebab gagal, misalnya nomor tidak terdaftar di WhatsApp. Unduh CSV untuk mengambil daftar sesuai saringan.
Ada yang gagal karena nomor pengirim sempat terputus? Klik Kirim ulang N gagal, pilih nomor pengirimnya, dan hanya penerima yang gagal yang dikirimi lagi.

Yang sering ditanyakan
Berapa jumlah penerima yang aman untuk nomor scan QR?
Tidak ada angka pasti dari WhatsApp. Praktik yang aman: nomor baru mulai dari puluhan per hari lalu naik bertahap, pakai kecepatan Lambat, dan bagi ke beberapa nomor pengirim. Kalau ada pelanggan yang mulai melaporkan spam, kurangi volumenya.
Kenapa jumlah penerima lebih kecil dari jumlah kontak di grup?
Nomor yang sama di beberapa grup dihitung sekali, dan bila kamu mencentang “hanya nomor tervalidasi”, nomor yang belum dicek atau tidak valid dilewati. Rinciannya tampil di bawah daftar grup.
Bisa mengubah broadcast yang sudah terbit?
Tidak. Hentikan kalau perlu, lalu pakai Duplikat sebagai draf untuk membuat versi baru dengan isi yang sama.
Apa yang dihitung sebagai jatah 30 hari?
Jumlah broadcast yang diterbitkan dalam 30 hari terakhir per jalur, bukan jumlah pesannya. Draf tidak dihitung.
Status Dibaca dan Klik apakah akurat?
Dibaca mengikuti centang biru WhatsApp; penerima yang mematikan laporan dibaca tidak akan tercatat. Klik tercatat hanya bila Lacak klik tautan diaktifkan sebelum terbit.
