Panduan

AI Trigger

Saat percakapan memenuhi aturan yang kamu tulis dengan bahasa biasa (“pelanggan sudah konfirmasi order”), ChatBot AI mengambil datanya dari chat dan mengirim ke sistemmu: n8n, spreadsheet, CRM, atau API sendiri.

Semua panduan
7 langkah · sekitar 7 menitBuka AI Trigger
  1. 1

    Buka AI Trigger, klik Buat trigger

    AI Trigger ada di bawah ChatBot AI dan hanya berjalan di agent AI yang kamu pilih. Daftar menampilkan aturan, URL tujuan, jumlah field, agent pemakai, dan jumlah pemanggilan tercatat. Setiap trigger punya Riwayat berisi data yang dikirim dan balasan endpoint.

    Halaman AI Trigger: daftar trigger dengan aturan dan endpoint, tombol Buat trigger disorot
  2. 2

    Tulis aturan pemicu dalam bahasa biasa

    Bagian Dipicu bila…: tulis seperti memberi instruksi ke karyawan, misalnya “Pelanggan sudah menyetujui total harga dan memberikan nama, alamat lengkap, serta metode pembayaran.” AI membaca aturan ini bersama percakapan; begitu menilai kondisinya terpenuhi, ia mengumpulkan data yang diminta dan memanggil endpoint. Semakin spesifik aturannya, semakin jarang salah picu.

    Bagian Nama & aturan pemicu: nama trigger dan teks Dipicu bila…
  3. 3

    Tentukan ke mana data dikirim

    Bagian Endpoint: metode POST (data sebagai JSON di body) atau GET (sebagai query string), URL tujuan, dan Bearer token opsional yang dikirim sebagai header Authorization. Contoh tujuan: webhook n8n/Make/Zapier, Apps Script Google Sheets, atau endpoint CRM-mu.

    Bagian Endpoint: metode, URL, bearer token
  4. 4

    Sebutkan data apa yang harus diambil AI

    Bagian Data yang diambil AI dari percakapan: tiap field jadi satu kunci JSON. Isi nama field (huruf kecil, tanpa spasi, misalnya alamat), tipe Teks/Angka, tanda Wajib, dan petunjuk yang memberi tahu AI harus mengisi apa (“alamat lengkap pengiriman yang disebut pelanggan, termasuk kota dan kode pos”). Petunjuk inilah yang menentukan kualitas data; tulis seperti kamu menjelaskan ke asisten.

    Bagian Data yang diambil AI: field nama_penerima, alamat, produk, total dengan tipe, wajib, dan petunjuk
  5. 5

    Data tambahan yang selalu ikut

    Bagian Data tambahan: kunci yang selalu dikirim tanpa perlu diambil AI. Data kontak = nama atau nomor WhatsApp pelanggan; Nilai tetap = teks apa pun, misalnya sumber: whatsapp-ai supaya sistemmu tahu asal datanya.

    Bagian Data tambahan: kunci wa dari data kontak dan sumber bernilai tetap
  6. 6

    Pilih agent, simpan, uji endpoint

    Bagian Agent yang memakai: centang agent AI yang boleh menjalankan trigger ini. Klik Simpan. Lalu di panel kanan klik Uji endpoint: perubahan disimpan dan contoh data dikirim ke URL-mu, sehingga kamu bisa melihat format JSON yang diterima, kode status, dan balasan server sebelum dipakai sungguhan.

    Panel Uji endpoint: kirim contoh data dan lihat status serta balasan server
  7. 7

    Pantau riwayat pemanggilan

    Riwayat mencatat setiap pemanggilan: agent, waktu, data yang dikirim, dan balasan endpoint. Kalau sistemmu tidak menerima data, cek di sini apakah trigger sempat terpicu dan apa jawaban servernya.

    Halaman Riwayat AI Trigger: daftar pemanggilan dengan data yang dikirim dan balasan

Biar makin lancar

  • Sertakan kondisi “selesai” yang jelas di aturan (“sudah menyebut metode pembayaran”) supaya trigger tidak terpicu di tengah percakapan saat data belum lengkap.
  • Tandai semua field penting sebagai Wajib; AI tidak memicu sebelum bisa mengisinya, jadi data yang sampai ke sistemmu lengkap.
  • Untuk aksi tanpa AI (kata kunci pasti → simpan kontak, pixel, webhook), Trigger Bot lebih hemat karena tidak memakai jatah balasan AI.

Yang sering ditanyakan

Apa bedanya AI Trigger dengan Trigger Bot?

Trigger Bot dipicu kata kunci pasti dan menjalankan aksi bawaan. AI Trigger dipicu penilaian AI atas isi percakapan dan mengekstrak data terstruktur (nama, alamat, total) untuk dikirim ke sistemmu. AI Trigger hanya jalan saat agent AI menangani chat.

Trigger terpicu berkali-kali untuk pelanggan yang sama?

Trigger dijalankan saat kondisi terpenuhi; kalau pelanggan memesan lagi dan kondisinya terpenuhi ulang, ia terpicu lagi. Buat sistemmu mengenali duplikat lewat nomor WhatsApp (kirim sebagai data tambahan).

Endpoint saya menolak (401/403)

Isi Bearer token bila endpoint butuh autentikasi, atau izinkan header Authorization di sisi server. Cek balasan server lengkapnya di Riwayat atau lewat Uji endpoint.

Apakah memakai jatah balasan AI?

Penilaian aturan dilakukan bersamaan dengan AI menjawab chat, jadi tidak ada jatah terpisah untuk trigger; yang terhitung tetap balasan AI ke pelanggan.

Lanjut ke